Pilih Mana, Coil Galvalume Impor atau Lokal ?

Coil Galvalume

Coil galvalume sebagai bahan pembuatan baja ringan yang sangat berperan penting untuk keberlangsungan industri baja ringan di Indonesia. Seperti yang telah diketahui bahwa baja ringan saat ini semakin banyak diminati seiring dengan banyaknya keunggulan yang ditawarkan oleh material baja ringan terutama untuk material bangunan. Pastinya hal tersebut meningkatkan kebutuhan coil galvalume di Indonesia sebagai bahan baju pembuatan baja ringan.

 Kualitas Coil Galvalume Impor dan Lokal

Perkembangan industri baja ringan yang semakin pesat harus didukung juga dengan pemenuhan kebutuhan bahan baku pembuatan baja ringan. Dalam hal ini coil galvalume harus selalu terpenuhi jumlahnya agar industri baja ringan di Indonesia tetap berjalan dengan baik. Tetapi sejak dulu banyak industry  baja ringan di Indonesia yang mengimpor bahan baku pembuatan baja ringan.

Meskipun begitu, ternyata di Indonesia sudah terdapat bahan baku lokal pembuatan baja ringan yang kualitasnya bisa dikatakan sudah bagus. Jika dibandingkan dengan kualitas bahan baku impor, sebetulnya kualitas bahan baku baja ringan lokal tak kalah jauh. Tetapi cukup disayangkan ternyata harga bahan baku lokal tersebut cukup tinggi serta stoknya yang terbatas.

Tak heran jika banyak industri baja ringan yang memilih untuk mengimpor bahan baku tersebut karena harganya yang lebih mudah dengan kualitas yang juga bagus. Biasanya industri baja ringan mengimpor dari China dan Vietnam karena kualitas bahan serta ketahanannya yang terbukti bagus. Selain itu harganya juga lebih terjangkau dibandingkan bahan baku lokal sehingga bisa menjadi solusi pemenuhan kebutuhan bahan baku baja ringan.

Saat ini coil galvalume lokal memang semakin diupayakan oleh pemerintah agar banyak digunakan dalam industri baja ringan. Tetapi cukup disayangkan karena jumlahnya masih kurang untuk memenuhi jumlah permintaan serta harganya yang tinggi menjadikan banyak industry baja ringan masih mengimpor bahan baku tersebut agar industri baja ringan tetap terus berjalan.

Baik coil impor maupun lokal sebetulnya sama-sama memiliki kualitas yang bagus. Tetapi karena jumlah bahan baku lokal yang masih terbatas serta harganya yang lebih mahal sehingga menjadikan berbagai industri baja ringan masih mengimpor bahan baku tersebut agar tetap terus bisa memenuhi permintaan pasar terhadap baja ringan.